Yuk Mengenal Apa Itu Hujan Asam dan Bahayanya pada Konstruksi Jembatan

Hujan asam merupakan hujan yang memiliki efek membahayakan untuk lingkungan. Sifat asam tersebut muncul karena bermacam – macam gas polusi tertentu telah tercampur dengan atmosfer dan menciptakan hujan yang lebih asam dari hujan yang biasanya.

Penyebab dari Hujan Asam

Hujan asam dapat tercipta secara alami atau terjadi gara – gara ulah manusia. Dari segi alami, hujan asam terjadi karena letusan gunung berapi dan pembusukan vegetasi. Sedangkan dari segi ulah manusia, hujan asam terjadi karena disebabkan oleh bahan bakar fosil yang sering digunakan oleh manusia, seperti bahan bakar pada kendaraan dan asap dari pabrik. Semakin banyak bahan bakar dari fosil di gunakan, maka hujan asam akan sering terjadi.

Efek Hujan Asam pada Konstruksi Jembatan

Hujan Asam dan Bahayanya pada Konstruksi Jembatan

Konstruksi pada jembatan pada umumnya terbuat dari beton dan juga logam. Hujan asam memiliki pH dibawah 5,6 yang berarti tingkat keasamannya lebih tinggi dari hujan biasa yang memiliki pH 6. Dengan tingkat keasaman yang cukup tinggi, maka hujan asam bisa mempercepat proses karat ( korosi ) pada logam. Korosi merupakan suatu kejadian perusakan bahan logam yang diakibatkan karena reaksi kimia antara udara yang lebih asam dari biasanya dan logam. Ciri – ciri dari karat ( korosi ) yang dihasilkan berupa bercak berwarna coklat tua. Selain itu, ternyata hujan asam juga berbahaya untuk konstruksi yang terbuat dari batu  atau beton karena batu atau beton mudah larut dalam asam sehingga membuat bangunan menjadi rapuh. Hal ini bisa dicegah dengan cara melapisi konstruksi pada jembatan dengan menggunakan sika waterproofing, yang bisa membantu konstruksi lebih tahan terhadap korosi yang disebabkan oleh air hujan bersifat asam.

Apabila hujan asam turun dan mengendap dengan jumlah yang cukup banyak, maka bisa merusak lingkungan seperti hewan, ekosistem air, hutan dan juga bangunan. Hujan asam bisa membuat tanah dan air menjadi asam, sehingga berdampak negatif pada pohon serta hewan. Hujan asam yang terus menerus turun ke permukaan tanah dapat membunuh populasi hewan dan juga tumbuhan. Selain itu, jika hujan asam turun ke atas permukaan air maka akan terjadi pengasaman pada air tersebut sehingga membuat spesies air seperti ikan, siput, katak dan udang menjadi berkurang atau bahkan punah.

Sebenarnya hujan asam itu tidak mempunyai ciri – ciri secara khusus yang dapat menjadi ciri pembeda dari hujan air yang biasanya, karena pada dasarnya rasa air dan warna dari keduanya hampir sama. Namun, kulit pada tubuh manusia dapat membedakan antara hujan asam dan hujan air biasa. Hal itu ditandai dengan kulit langsung memerah dan terasa gatal, bila air pada hujan asam mengenai kulit secara langsung. Sedangkan untuk sebagian orang yang memiliki kekebalan tubuh kurang bagus bisa langsung merasakan pusing.  Polusi yang menjadi sebab turunnya hujan asam ternyata juga bisa berefek pada manusia, misalnya meningkatkan resiko penyakit paru – paru dan gangguan pada jantung.

Efek negatif yang ditimbulkan oleh hujan asam sangatlah banyak. Oleh karenanya, kita sebagai manusia harusnya segera sadar akan semua hal itu. Dengan mengurangi pemakaian bahan bakar fosil untuk kendaraan, menghemat pemakaian listrik dan diganti dengan tenaga angin atau surya serta juga mendaur ulang limbah dari pabrik seperti asap yang sering mengotori udara. Apabila Anda ingin membangun jembatan dengan konstruksi yang kuat dan tahan air, bisa menggunakan waterproofing coating sebagai pelapis pada konstruksinya.

Macam-macam Ukuran Paving Block yang Wajib Diketahui

Ukuran Paving Block yang Beranekaragam di Pasaran

Untuk masalah bangunan, paving block merupakan kebutuhan yang sangat penting, lebih-lebih di daerah perumahan. Biasanya, paving block digunakan untuk pembangunan jalan serta konstruksi. Paving block sebenarnya adalah beton yang dibentuk dengan bentuk, model serta ukuran yang berbeda. Ukuran paving block memang berbeda antara satu model dengan model yang lain. Kita hanya perlu menyesuaikannya saja sesuai dengan kebutuhan konstruksi.

 

Paving Block Terdiri dari Berbagai Warna

Selain ukuran paving yang berbeda antara satu dengan yang lain, warna paving block juga beragam seperti merah, orange dan kuning. Fungsi utama dari paving block sendiri adalah mengeraskan jalan, namun beda dengan aspal, paving block tidak bisa dipergunakan untuk jalan yang di dalamnya kendaraan melaju dengan cepat. Hal ini disebabkan karena bahan paving block dibuat dari beton.

 

Berbagai Ukuran Paving Block

Berikut beberapa ukuran paving block yang biasanya digunakan oleh masyarakat, antara lain:

1. Paving berbentuk persegi panjang

Ukuran paving berbentuk persegi panjang ini umumnya 21X10,5 cm. Dengan pilihan warna merah, abu-abu, hijau, hitam dan kuning. Paving block bentuk persegi panjang sangat mudah ditemukan, seperti digunakan untuk melapisi jalan yang berada di perumahan. Paving jenis ini lebih banyak dicari karena mudah dikreasikan serta kuat. Pilihan ketebalannya pun beragam mulai dari 6 hingga 10 cm.

 

2. Paving berbentuk cacing

Selain bentuk persegi panjang, bentuk paving yang juga sering digunakan adalah bentuk cacing. Model ini sering disebut dengan interpave. Paving ini juga sering digunakan sebagai pemerkeras jalan perumahan. Jenis paving ini dipilih bukan hanya disebabkan karena lebih hemat, tetapi karena model yang dimilikinya cukup unik. Ukuran paving block ini kurang lebih 22,5X11,2 cm, dalam satu meter, biasanya Anda akan membutuhkan 39 pcs paving.

 

3. Paving ubin besar

Memiliki ukuran 21X21 cm, paving block tersedia dalam berbagai macam warna yang bisa disesuaikan dengan desain konstruksi bangunan Anda. Model paving ini sering digunakan untuk halaman serta garasi rumah, dibandingkan dengan jenis paving block lainnya, model ini lebih mudah dipasang. Dalam satu meter, biasanya Anda membutuhkan kurang lebih 22 pcs paving block.

 

4. Paving block berbentuk kotak

Jika Anda memiliki halaman rumah yang sempit, Anda bisa menggunakan paving block berukuran kecil. Ukuran paving block ini sebesar 10,5X10,5 cm. Dalam satu meter, Anda biasanya membutuhkan paving sebesar 88 pcs. Modelnya yang terkesan minimalis membuat paving ini tidak banyak digunakan, karena terkesan boros.

 

5. Paving bentuk segi tiga

Jika Anda ingin memberi warna baru pada halaman rumah Anda, model paving block ini bisa dijadikan pilihan. Model segi tiga ini sering digunakan untuk trotoar jalan karena motifnya yang menarik.

 

6. Model segi enam

Selain model segitiga, model paving block yang sering digunakan adalah segi enam. Paving block yang memiliki enam sisi ini lebih kokoh dan kuat dibandingkan dengan yang lainnya. Paving ini sering digunakan untuk berbagai macam kebutuhan seperti untuk trotoar jalan. Berukuran 21X10,5 cm, dalam satu meter Anda membutuhkan paving kurang lebih 27 pcs. Biasanya, paving block bentuk segi enam ini juga digunakan untuk bagian tepi konstruksi sehingga jalan terlihat semakin cantik.

 

Jadi, apakah Anda sudah menemukan mana ukuran paving block dengan bentuk sesuai dengan kebutuhan bangunan Anda? Sebelum memilih, pastikan kembali jika paving block tersebut kuat untuk kebutuhan konstruksi Anda.